Islam

Mengenal Darah-darah yang Keluar dari Rahim Perempuan

Darah yang keluar dari rahim wanita beraneka ragam. Perbedaan ini yang kemudian membuat setiap perempuan harus mampu mengetahui setiap cirinya. Para ulama sepakat bahwa setidaknya darah yang keluar dari rahim dibagi menjadi tiga. Pertama, nifas. Darah yang keluar karena proses melahirkan. Jangka waktu yang dibutuhkan untuk nifas berhenti 40 hari. Kedua, darah haid yang menjadi siklus rutin perempuan setiap bulannya. Standar wanita haid adalah 7 hari.

Paling banyak 15, sedangkan bagi sedikit sehari semalam. Ketiga, istihadhoh. Darah tersebut keluar dari rahim perempuan karena penyakit. Salah satu cara paling mudah mengetahuinya dengan melihat siklus haid. Ketika Anda mengalami masa haid lebih dari 15 hari. Maka sisa setelah 15 hari itu adalah darah istighadhoh. Penyebab darah penyakit ini cukup bervariatif. Namun, kebanyakan dari mereka mengalami istighadhoh karena terlalu lelah serta stres.

Sehingga cara penyembuhan paling mudah dengan membiarkan tubuh istirahat secara cukup. Nah, poin yang juga penting untuk diperhatikan ialah dimasa  istighadhoh Anda harus tetap menjalankan sholat. Sedangkan untuk darah nifas dan haid bisa dibersihkan (disucikan) menggunakan mandi wajib. Berhubung mandi itu berbeda dari jenis mandi biasa.

Anda harus memastikan bahwa air mutlak mengalir ke seluruh tubuh. Bahkan diwajibkan untuk membasuh semua lubang pada tubuh dengan air mengalir. Hal tersebut untuk memastikan semua hadas besar telah bersih.

Cara Mengetahui Darah Penyakit

Seperti yang sudah diketahui bahwa cara termudah untuk mengetahui darah istighadhoh adalah dengan menghitung masa menstruasi. Ketika dinyatakan bahwa 15 hari adalah masa haid terlama. Namun, di hari 16 darah masih keluar. Berarti darah tersebut masuk sebagai darah penyakit. Sehingga pada waktu itu Anda sudah bisa melaksanakan mandi wajib dan menjalankan sholat serta ibadah lain.

Jika dirasa darah ini tidak berhenti dalam jangka waktu panjang. Maka sudah seharusnya memeriksakan diri pada dokter. Namun, kebanyakan ahli menyebut bahwa darah istighadhoh kelua karena kondisi tubuh yang terlalu letih. Jadi, solusi paling sederhana dengan menambah waktu istirahat dan kembali pada pola hidup sehat.

Cara Bersuci dari Nifas dan Haid

Hifas dan haid termasuk hadas besar. Sehingga cara untuk menghilangkannya dengan mandi wajib. Semua perempuan yang akan menjalani haid setiap bulan. Anda harus benar-benar paham tentang thoharoh. Setidaknya, lakukan semua hal yang diwajibkan. Mulai dari niat menghilangkan hadas besar. Meratakan air keseluruh tubuh. Wajib memastikan setiap bagian tubuh terbasuh air mengalir. Sekaligus gunakan air suci menyucikan. Setelah semua terbasuh dengan sempurna. Saatnya menyempurnakan mandi wajib dengan sunnah. Mulai dari mengambil wudhu, mendahulukan tubuh kanan, aplikasikan sampo dan sampo. Detail keterangan bisa Anda akses melalui hasana.id.