Hobi

Eits, Jangan Asal-Asalan Ketika Membuat Sangkar Perkutut

Pecinta burung pasti tidak akan asal-asalan dalam memilih sangkar. Apalagi sangkar perkutut, burung yang sekarang ini bisa dijual dengan harga yang mahal.

Sayangnya, meskipun sudah selektif, banyak orang yang tetap salah pilih. Sudah beli sangkar dengan harga mahal tapi ternyata kualitasnya tidak sesuai dengan harganya.

Mungkin saat ini Anda sedang ingin mencari sangkar burung perkutut. Yang pasti, jangan hanya memperimbangkan tampilannya saja. Jangan pula hanya terpengaruh harga. Yang mahal belum tentu berkualitas. Itu yang harus dipahami.

Akan lebih baik jika Anda memahami dulu bahan apa yang sering digunakan untuk membuat sangkar perkutut. Pahami apa kelebihan dan kekurangannya.

3 Bahan yang Bisa Dijadikan Pilihan

Secara umum, ada 3 bahan yang digunakan untuk membuat sarang burung, terutama burung burung perkutut. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Berikut ini informasi selengkapnya:

  1. Bahan Kayu

Dari sekian banyak bahan yang digunakan untuk sangkar, kayu menjadi bahan yang paling istimewa. Harga sarang yang terbuat dari kayu secara umum lebih mahal.

Kenapa? Ada banyak sekali faktornya. Yang pertama, harga kayu itu sendiri sudah mahal. Apalagi kayu jati. Jelas sangat mahal. Yang kedua, membuat sangkar dengan menggunakan kayu butuh keahlian khusus. Hanya tukang kayu yang bisa. Itupun tukang tersebut sudah terbiasa membuat sarang burung. Jadi, bukan sembarangan tukang. Yang terakhir, proses pembuatan cukup lama. Makanya, wajar kan jika harga sangkar perkutut dari kayu mahal?

Meskipun mahal, tetap saja ada kekurangan dari bahan kayu ini. Musuh utama kayu adalah air. Jika sangkar sering terkena air, maka sangkar akan mudah rusak.

Oleh sebab itu, sebaiknya pilih kayu jati. Itupun harus dipastikan kayu jati tersebut sudah berusia tua. Pasalnya, semakin tua usia kayu jati, maka semakin kuat terhadap air.

Selain, itu sangkar akan dilapisi dengan cat khusus. Ini gunanya untuk memberikan perlidungan terhadap kayu. Jadi, meskipun terkena air, sangkar burung perkutut dari kayu tersebut tidak akan mudah rusak.

pickupimage.com
  1. Besi

Bahan lain yang juga sering digunakan adalah besi. Bahan ini lebih mudah digunakan untuk membuat sangkar. Lebih dari, harga sangkar dari bahan utama besi jauh lebih murah dibandingkan dari bahan kayu.

Bagaimana dengan ketahanannya? Jelas besi memiliki ketahanan yang jauh lebih baik. Jika Anda ingin punya sangkar yang mampu bertahan lama, maka pilihlah sangkar dari bahan besi.

Bagaimana jika terkena air? Memang besi mudah berkerat. Namun, sekarang sudah ada besi anti karat. Apalagi jika besi dilapisi dengan cat anti karat. Sangkar burung Anda akan sangat tahan lama.

Sayangnya, ada satu kekurangan. Sangkar dari bahan besi relatif berat. Jadi, mungkin Anda akan sedikit kuwalahan ketika memindahkan dari tempat satu ke tempat lain. Itu saja kekurangannya.

  1. Aluminium

Alternatif terakhir adalah sangkar dari aluminium. Dibandingkan dengan dua bahan lainnya, bahan aluminium jauh lebih murah. Selain itu, sangkar dari aluminium juga tidak berat.

Takut berkarat? Tak perlu khawatir. Aluminium sekarang sudah ada yang anti karat. Hanya saja, banyak pecinta burung yang merasa kurang elegan jika burung ditaruh di dalam kandang aluminium. Meskipun harga burung mahal, jika disimpan di dalam sangkar aluminium, kesannya menjadi murahan.

Itulah tiga bahan yang sering digunakan untuk membuat sangkar perkutut. Mana yang akan Anda pilih?

pickupimage.com

Ukuran Kandang Perkutut yang Direkomendasikan

Selain bahan yang digunakan, Anda juga perlu memperhatikan ukuran sangkar. Anda harus tahu burung akan selalu berada di dalam sangkar. Jadi, usahakan burung tetap bisa bergerak bebas. Jika tidak, burun akan stress dan kondisi kesehatannya bisa drop.

Apa yang terjadi? Anda bisa bayangkan sendiri. Bukannya perkutut Anda akan berkicau merdu tapi justru sama sekali tidak mau mengeluarkan suara.

Maka dari itu, penting sekali untuk mengetahui berapa ukuran kandang yang paling direkomendasikan. Luas sangkar harus disesuaikan dengan ukuran badan burung. Apalagi jika Anda memelihara burung perkutut Bangkok. Tubuhnya jauh lebih besar daripada burung perkutut lokal. Itu artinya Anda harus siapkan sangkar yang besar.

Sebaiknya, sangkar dibuat tinggi. Ini penting agar Anda bisa buat tenggeran yang lebih banyak. Semakin banyak tenggaran, maka burung bisa bergerak lebih bebas. Ini akan membuat burung lebih sehat.

Jadi, sudah siap untuk mencari sangkar perkutut yang tepat untuk Anda bawa ke rumah? Tentukan kriterianya sekarang sebelum Anda bertanya pada pemilik toko sangkar burung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *