Umum

Daftar Cabai terpedas di dunia

Seperti kita tau, cabai memiliki 20 macam jenis dan dalam setiap jenisnya memiliki kadar kepedasan yang berbeda-beda sesuai dengan cabai dari jenisnya tersebut masing-masing. Mulai dari yang tidak pedas, sedang, pedas hingga sangat pedas. Dari ke dua puluh jenis cabai tersebut terdapat satu cabai yang memiliki rasa paling pedas jika di bandingkan dengan cabai lainnya, bahkan cabai terpedas ini di juluki sebagai cabai terpedas di dunia. Nama cabai terpedas di dunia ini adalah cabai Carolina reaper.

Asal usul cabai Carolina reaper

Cabai Carolina reaper adalah cabai yang berasal dari amerika serikat dan merupakan cabai hasil persilangan hibrida dari ghost pepper dan red habanero. Cabai ini awal mulanya di kembangkan oleh wintrop university amerika pada tahun 2017 yang mana di kembangkan oleh ilmuan bidang pertanian yakni ed currie yang berasal dari south Carolina amerika serikat. Ed currie menguci coba mempersilangkan secara hibrida antara ghost paper dan red haberno yang tak di sangka berhasil dan menghasilkan cabai yang saat ini memegang rekor sebagai cabai terpedas di dunia.

Kadar kepedasan caroline reaper

Cabai caroline reaper memiliki kadar kepedasan yang sangat mencengangkan yakni mencapai 1.569.300 SHU atau scoville heat unit (satuan kepedasan pada cabai), sebagai perbandingan cabai rawit hanya memiliki kadar kepedasan 30.000 hingga 50.000 SHU. Maka bisa dibayangkan bagaimana pedasnya cabai caroline reaper ini yang bisa berates-ratus kali lipat pedasnya dari cabai rawit biasa.

Penggunaan caroline reaper

Sampai saat ini cabai caroline reaper masih sangat jarang di gunakan untuk memasak karena memang tingkat kadar kepedasannya yang terlalu tinggi dapat menyebabkan diare atau bahkan masalah yang serius pada kesehatan terutama untuk anda yang tidak kuat denga rasa pedas.

Itulah beberapa ulasan mengenai cabai terpedas di dunia saat ini yang perlu anda ketahui, perlu di ingat bahwa cabai terpedas di dunia saat ini belum banyak di kembangkan karena memang masih jarang yang menggunakannya karena kadar kepedasan cabai tersebut yang terlalu tinggi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *