pendidikan

Apa Itu Portofolio dan Seluk-Beluk Penggunaannya

Portofolio mungkin sudah tidak terlalu asing bagi Anda yang sudah berkecimpung di dunia kerja. Dokumen ini memang banyak digunakan oleh perusahaan maupun perorangan yang sedang mencari tenaga profesional untuk menilai bagaimana riwayat pelamar. Namun yang perlu Anda ketahui bahwa portofolio ini bukan cuma ada di dunia kerja saja, melainkan juga di berbagai bidang lainnya. Lantas, apa itu portofolio dan bagaimana saja penggunaannya?

Pengertian Portofolio

Ditinjau dari segi etimologi, portofolio tersusun atas 2 suku kata yaitu “port” (yang merupakan kependekan dari kata report) yang memiliki arti laporan dan “folio” yang memiliki artian lengkap atau penuh. Melalui segi kebahasaan lain, portofolio disebut berasal dari gabungan kata kerja dan kata benda yaitu “potare” yang artinya membawa, dan kata “foglio’ yang artinya lembaran (lembar kerja).

Dengan kata lain, portofolio juga bisa diartikan sebagai laporan lengkap dari seluruh aktivitas seseorang yang relevan. Sementara secara umum, pengertian portofolio yaitu kumpulan dokumen terkait seseorang, kelompok, lembaga, organisasi, perusahaan maupun lainnya  yang ditujukan untuk mendokumentasikan perkembangan dari proses pencapaian tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dalam penggunaannya selain di dunia kerja, di dunia pendidikan misalnya, portofolio diartikan sebagai koleksi berharga dan berguna yang berisi pekerjaan siswa yang kemudian dapat menerangkan riwayat prestasi maupun pertumbuhan dan perkembangan siswa. Dengan demikian, portofolio ini tidak dapat disusun dalam sekali waktu melainkan dalam rentang waktu tertentu.

Isi Portofolio yang Digunakan dalam Dunia Pendidikan

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat diketahui bahwa isi dari portofolio antara lain berisikan beragam tugas (artifak) yang bisa berupa draft, nilai dari asesmen tertentu, dokumen seperti makalah, benda pekerjaan, kritik maupun ringkasan, lembar refleksi diri, hasil pekerjaan rumah, jurnal, respon dalam kelompok, grafik tertentu, lembaran catatan maupun catatan diskusi.

Bentuk artifak tersebut juga akan mengikuti perkembangan zaman dimana saat ini sudah semakin beralih ke notebook, file multimedia, disket, flashdisk, maupun data internet. Tak menutu kemungkinan adanya berbagai betuk artifak lain yang juga dapat menyusun portofolio di masa mendatang.

Penggunaan Portofolio Termasuk di Bidang Pendidikan

Portofolio memang memiliki hubungan yang erat dengan dunia bisnis dimana dokumen ini biasa digunakan untuk menjelaskan kumpulan investasi milik suatu institusi maupun perorangan. Penggunaan portofolio seringkali digunakan dalam bagian investasi maupun strategi manajemen risiko, atau yang disebut sebagai diversifikasi. Dengan memiliki sejumlah aset, maka suatu risiko tertentu bisa ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, ada pula portfolio yang digunakan dalam pengambilan atas sebuah risiko tinggi atau disebut juga sebagai portofolio konsentrasi. Terlepas dari itu, Anda bisa mengetahui lebih banyak tentang penggunaan portofolio ini seperti di dunia pendidikan misalnya. Anda dapat menemukan beberapa contoh penggunaan portofolio ini di situs seperti titikdua.net yang membahas lengkap tentag portofolio ini.

Di dunia pendidikan, portofolio digunakan sebagai salah satu metode penilaian untuk mengevaluasi sejauhmana keberhasilan belajar siswa melalui kumpulan dokumentasi berbagai hal tentang siswa selama suatu periode. Menggunakan portofolio maka bisa didapatkan gambaran yang lebih detail dan terstruktur tentang target belajar dan bagaimana siswa tersebut mencapainya.

Portofolio yang kemudian dapat digunakan di berbagai bidang kemudian memiliki beberapa macam sesuai dengan isinya. Di dunia seni misalnya, portofolio bisa diartikan sebagai kumpulan hasil karya terbaik seorang seniman yang secara sengaja disusun untuk digunakan di galeri pameran. Begitu pula dengan portofolio dari seorang profesional yang berisi tentang riwayat berbagai macam proyek dan pekerjaan yang relevan dengan profesinya tersebut.

Sementara di dunia pendidikan, portofolio merupakan kumpulan hasil kerja siswa sebagai hasil dari pelaksanaan tugas kinerja yang telah ditentukan oleh guru maupun guru bersama siswa itu sendiri. Dalam dunia pendidikan, portofolio menjadi bagian dari upaya mencapai tujuan belajar maupun mencapai kompetensi yang telah ditentukan di kurikulum. Dengan kata lain, tidak semua hasil kerja siswa bisa diomasukkan dalam portofolio atau dijadikan sebagai portofolio.

Portofolio untuk Evaluasi Perkembangan Belajar

Bagi seorang siswa, apa itu portofolio bisa sangat berarti bila mereka ingin mengetahui sejauh mana kemajuan mereka utamanya dalam perkembangan sikap, keterampilan maupun ekspresinya terhadap sesuatu. Hal ini karena portofolio juga mencakup berbagai contoh hasil pekerjaan siswa yang dibatasi pada tujuan tertentu.

Kumpulan contoh pekerjaan siswa ini bisa dijadikan sebagai dasar pertimbangan untuk kemajuan belajar sehingga lebih mudah untuk dikomunikasikan antara siswa, orang tua maupun pihak pihak-lain yang juga berkepentingan. Portofolio pun dapat digunakan sebagai dokumentasi dari perkembangan siswa untuk tiap kegiatan dan proses pembelajaran.

Dalam pendidikan, umumnya portofolio berupa kumpulan hasil kerja dan karya siswa maupun catatan-catatan terkait siswa yang kemudian didokumentasikan secara teratur. Portofolio sendiri bisa berupa tugas-tugas yang telah diselesaikan siswa, jawaban siswa atas pertanyaan yang diajukan guru, hasil observasi yang dilakukan oleh guru, hasil wawancara terhadap siswa, laporan kegiatan siswa maupun karangan dan jurnal yang telah dibuat oleh siswa dalam kurun waktu tertentu.

Demikianlah penjelasan tentang portofolio yang merupakan suatu dokumentasi yang juga dapat digunakan sebagai instrumen penilaian maupun komponen instrumen penilaian yang digunakan untuk menilai tingkat kompetensi siswa maupun menilai hasil belajarnya. Portofolio ini kemudian disebut sebagai portofolio penilaian.